Jumat, 23 November 2012

Honda Jazz Hybrid Rakitan Malaysia Resmi Diluncurkan


Honda Jazz Hybrid Rakitan Malaysia Resmi Diluncurkan


Di saat Indonesia masih sibuk berkutat dengan regulasi soal mobil bertenaga listrik, Malaysia telah merakit mobil hybrid. Salah satunya adalah Honda Jazz Hybrid yang diluncurkan pada Maret lalu, kini dirakit di pabrik Honda Malaysia di Alor Gajah.
Peluncuran model tersebut dilakukan Jumat (23/11), yang dihadiri Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia, Datuk Mukhriz Tun Mahatir.
Desain Jazz hybrid yang dirakit di Malaysia mengalami beberapa perbedaan, seperti tata letak beberapa tombol yang dipindahkan untuk menyesuaikan gaya mengemudi setir kanan. Tuas lampu sein sudah dipindah ke kanan, dan Multi Information Display (MID) yang digeser mendekati tombol cruise control.
Versi CKD menggunakan rem teromol di belakang dan dual airbag untuk fitur keselamatan. Ini berarti ada pengurangan spesifikasi, di mana peranti rem versi CBU sudah cakram di keempat roda dan enam kantung udara. Ada penambahan mode gigi 'L' pada tuas transmisi, dan perubahan informasi penunjuk bahan bakar yang sebelumnya 1-0 menjadi F-E.
Perbedaan lainnya ada pada radius putar, 5,39 meter untuk versi CKD dan 5,41 meter di CBU. Dengan berbagai pengurangan komponen, berat keseluruhan turun 7 kg dari 1.666 kg pada versi CBU.
Spesifikasi memang diturunkan, yang bertujuan untuk memasyarakatkan teknologi hybrid di Malaysia. CEO Honda Malaysia, Yoiciro Ueno, menegaskan bahwa komponen lokal yang terkandung di versi CKD ini mencapai 10 persen, dan akan naik secara bertahap di masa mendatang.
"Saya bangga mengatakan bahwa 69 persen dari peredaran mobil hybrid di Malaysia adalah milik Honda. Kami menargetkan Jazz Hybrid rakitan lokal ini terjual 4.800 unit di 2013," tandas Ueno.
Harga Jazz hybrid dipatok 89.900 RM atau setara Rp. 283 juta on the road plus asuransi. Banderol CKD (Completely-Knocked Down) ini lebih murah 4.900 RM (Rp. 15,4 juta) bila dibandingkan versi CBU (Completely Built Up)-nya.

Sumber : Otosia.com

Rabu, 21 November 2012

Isuzu D-Max Paling Spektakuler untuk Dakar


IsuzuD Max 2 460x294 Isuzu D Max Paling Spektakuler untuk Dakar

Isuzu bersiap serius menghadapi Rally Dakar 2013 yang dimulai 5Januari. Isuzu D-Max yang bakal bertarung telah dimodifikasi khusus untuk melibas jalur reli yang melintas dari Peru hingga Chili
Diklaim sebagai D-Max yang paling spektakuler dan bertenaga. Menggunakan basis mesin turbo diesel 3,0-liter yang mampu menembakkan tenaga 242 hp dengan torsi 589 Nm. Dikawinkan dengan transmisi sequential 5-speed Hollinger dan kopling reli Xtreme.
Akselerasi 0-110 kpj ditempuh dalam 7 detik di lintasan gravel. Kecepatan maksimum tembus 190 kpj.
Untuk tambahan fitur safety, terpasang roll-cage yang menyatu dengan bodi, chassis di-custom, skid plates dari aluminium bertebal 8 mm, serta panel-panel carbon-fibre untuk melindungi komponen-komponen utama. Body kabin dari baja masih tetap digunakan.
Untuk menghentikan lajunya terpasang rem cakram dari Paw Kangaroo DBA disandingkan kaliper khusus racing untuk memperkuat pengereman di medan ekstrim. Semuanya diracik oleh Isuzu Motorsports International Off-Road Race Team yang berbasis di Australia.
Isuzu akan kembali mengandalkan pereli Australia Bruce Garland dan Harry Suzuki(co-driver). Sejak 2009 D-Max telah mengikuti reli paling ganas di dunia ini.

Sumber : dapurpacu.com

Selasa, 20 November 2012

Volvo garap mobil hibrida bermesin diesel



Volvo garap mobil hibrida bermesin diesel

Jika selama ini mobil hibrida plug-in atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang diproduksi adalah 'perkawinan' antara mesin bensin dengan motor listrik, kini Volvo tengah menggarap mobil hibrida diesel. Diproduksi mulai bulan ini (November 2012), Volvo mengklaim bahwa mobil hibrida jenis ini baru pertama kali di dunia.
Keberhasilan Volvo menyatukan perakitan V60 PHEV dengan model lain dinilai sebagai terobosan besar. Pasalnya, PHEV memerlukan proses perakitan yang lebih rumit, termasuk pemasangan dua komponen utamanya, yaitu transmisi dan baterai lithium-ion yang berbobot 140 kg, yang ditaruh di bagasi.
Baterai yang mampu menyimpan energi 400V/11,2 kWh dapat digunakan untuk menjalankan mobil sejauh 50 km, tanpa harus dibantu oleh mesin diesel (murni listrik).
Peter Mertens, Senior Vice President Research & Development, Volvo Car Corporation, menegaskan bahwa Volvo adalah yang pertama di dunia menyatukan perakitan PHEV dengan model lain. Dengan penyatuan tersebut, pembeli mobil hibrida plug-in bisa memilih opsi seperti yang ditawarkan untuk standar V60.
Sumber penggerak utama Volvo V60 PHEV ini adalah mesin diesel 50-silinder (D5), yang menghasilkan tenaga 215 PS dan torsi 440 Nm. Untuk model 2013 akan diproduksi 1.000 unit, dan akan ditingkatkan menjadi 4.000 - 6.000 unit pada tahun depan.
V60 PHEV diesel ini dirakit di pabrik Torslanda, Gothenburg, bersama model Volvo lainnya dalam satu lini produksi.
Sumber : Merdeka.com